Rabu, 02 April 2014

Usai laga perempat-final Liga Champions melawan Barca, Simeone secara khusus menyoroti Neymar

Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone menilai citra Neymar sudah tercoreng dengan diving yang kerap ia lakukan. Hal itu diungkapkannya usai melihat penampilan penyerang asal Brasil itu ketika Atletico sukses menahan Barcelona 1-1 di Camp Nou, dalam leg pertama perempat-final Liga Champions, Rabu (2/4) dini hari WIB.

Neymar sendiri tampil sebagai penyelamat Blaugrana lewat golnya di menit 71 yang sukses membuat kedudukan sama kuat setelah Diego Ribas mencetak gol pembuka nan spektakluer di awal babak kedua.

Meski Simeone mengaku kagum dengan bakat yang dimiliki Neymar, ia juga menyayangkan seringnya penyerang berusia 22 tahun mudah sekali terjatuh dan cenderung mengarah ke aksi menjatuhkan diri.

Diving sudah menjadi karakteristiknya, sama seperti yang dilakukan Alexis Sanchez ketika saya melatihnya di River Plate. Hal-hal semacam ini justru akan membuat mental Neymar menurun,” tutur Simeone seusai laga.

Leg kedua duel wakil Spanyol di kancah Eropa itu akan kembali dilangsungkan di Vicente Calderon pada Rabu (9/4) mendatang waktu setempat atau Kamis (10/4) dini hari WIB.  

Senin, 13 Januari 2014

Gelar Pemain Terbaik Dunia, akankah Messi Lagi dan Lagi?

Gue suka banget sama yg namanya FCBarcelona salah 1 club sepak bola asal spanyol yg menjadi juara bertahan. Nah, pemain bola fav gue itu Lionel Messi calon pemain sepak bola terbaik dunia 2014, berikut postingannya: 



Menjelang waktu pengumuman pemenang FIFA Ballon d'Or 2013 pada 13 Januari 2014, tiga kandidat yaitu Lionel Messi, Cristiano Ronaldo dan Frank Ribery sedang harap-harap cemas menanti siapakah yang akan meraih penghargaan tertinggi bagi insan sepakbola seluruh dunia itu.
Dari tiga kandidat, Messi merupakan satu-satunya pemain yang pernah mendapatkan FIFA Ballon d'Or. Messi selalu terpilih sebagai yang terbaik sejak Ballon d'Or dan Pemain Terbaik Dunia FIFA digabung mulai tahun 2010.
Kapten timnas Argentina itu juga memegang rekor sebagai pemain pertama yang meraih Ballon d'Or empat kali. Pada tahun 2009 Messi merebut gelar Ballon d'Or terakhir sebelum digabung dengan FIFA World Player of the Year.
Walaupun menjadi pemenang dalam empat tahun terakhir, Messi diprediksi sulit untuk mendapatkannya lagi di tahun ini. Kesempatan kali ini sedikit berbeda karena cedera sempat mengganggu penampilan ayah satu anak itu.
Kemungkinan, pemain berjuluk La Pulga itu gagal untuk meraih gelar kelimanya di tahun ini. Ditambah lagi aroma persaingan yang sangat ketat, mengingat rival Messi adalah pemain sekelas Ronaldo yang kian menunjukkan ketajamannya bersama Real Madrid.
Belum lagi kapten timnas Portugal itu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak untuk mendapatkan penghargaan tersebut pada tahun ini.
Selain itu ada nama Ribery yang sukses membawa Bayern Muenchen meraih treble winner di musim lalu. Apalagi, pada Agustus yang lalu Ribery dinobatkan sebagai pemain terbaik Eropa. Hal itu seakan membuat Ribery lebih layak dibandingkan dengan Messi dan jugaRonaldo.
Tapi jangan salah, pasalnya Ballon d'Or sangat berpihak dengan Messi. Contohnya pada perhelatan di tahun 2010 lalu. Saat itu semua orang menilai kalau gelar Ballon d'Or akan menjadi milik salah satu pemain timnas Spanyol, Xavi Hernandez atau Andres Iniesta karena berhasil meraih Piala Dunia.
Wesley Sneijder yang meraih treble winners (Serie-A, Coppa Italia, dan Liga Champions) bersama Inter Milan juga disebut-sebut layak merebut status yang terbaik di dunia. Tapi bagaimana hasilnya?
Pada akhirnya Messi lah yang menjadi pemenang. Padahal saat itu, Messi "hanya" mampu meraih satu gelar, yakni juara La Liga 2009/10. Walalupun pada saat yang sama, dia mampu menjadi pencetak gol terbanyak dengan 34 gol.
Sementara di Liga Champions, langkahnya bersama The Blaugrana harus terhenti di semifinal. Dalam ajang sebesar Piala Dunia 2010, raihan Messi lebih parah lagi. Pemain berusia 26 tahun itu seakan tak bisa berbuat apa-apa saat Argentina dihajar Jerman empat gol tanpa balas.

Jadi akankah Ballon d’Or 2013 hanya menjadi ajang yang mengeluarkan nama Messi lagi dan lagi?